UNTUNG GAK JADI KE SINGAPURA

Logo PERSIB

Bagimu PERSIB, jiwa raga kami

Mari kita kesampingkan dulu isi pidato Presiden R.I yang menuai banyak reaksi kekecewaan dari rakyatnya sendiri. Menurut saya, ada hal yang lebih penting daripada itu. Teman, PERSIB menelan kekalahan di ajang Inter Island Cup 2010. Tak pelak lagi, PERSIB kalah dengan skor yang lumayan telak 0-6 dari Sriwijaya FC tadi malam. Sungguh sebuah pertandingan PERSIB yang mengecewakan yang pernah saya tonton.

Okelah, saya tidak akan membahas jalannya pertandingan. Saya hanya ingin berbagi pendapat mengenai kejadian ini. Banyak faktor yang membuat PERSIB mengalami kekalahan kali ini. Faktor yang akan saya soroti berasal dari pemain PERSIB, pelatih, jadwal pertandingan.

Para pemain PERSIB yang diturunkan bukanlah tim yang inti yang nantinya bakalan bermain di ISL 2010. Mereka sebagian besar merupakan pemain cadangan dan pemain muda yang masih kurang pengalaman. Ajang IIC 2010 ini merupakan sarana untuk menambah pengalaman bermain mereka. Para pemain muda ini, harus lebih sering lagi diturunkan dalam pertandingan ujicoba PERSIB untuk menunjang pengalaman bermain mereka. Beberapa pemain tidak menunjukkan kemampuan maksimalnya di lapangan, dan bahkan ada pemain baru yang langsung diturunkan pada pertandingan itu tanpa melalui latihan terlebih dahulu. Beberapa pemain juga sudah terbilang uzur, sehingga kurang mampu mengimbangi permainan lawan.

Pelatih PERSIB yang berpaspor Prancis pun turut andil dalam kekalahan ini. Darko Janakovic, pelatih PERSIB, terlambat dalam melakukan pergantian pemain. Sejak awal pertandingan telihat bahwa pemain belakang PERSIB kurang konsentrasi dan kuran komunikatif dalam bermain. Seharusnya Mang Darko bisa melihat hal itu dan segera memberikan instruksi atas kejadian tersebut.

Jadwal pertandingan pun sebenarnya kurang mendukung. PERSIB hanya mempunyai waktu satu  malam untuk beristirahat setelah sebelumnya bermain dengan Persiba. Namun, terlepas dari jadwal yang (memang sudah terbiasa) aneh, unsur-unsur di tubuh PERSIB harus tetap profesional dan mempersiapkan segalanya dengan baik. Kesiapan ini perlu dikarenakan jadwal pertandingan di ISL pun niscaya bakalan aneh. Hal ini merupakan tradisi dari penyelenggara dari tahun ke tahun.

Tentunya tetap ada hikmah di balik sebuah peristiwa, demikian pun dengan kekalahan PERSIB semalam. Allah telah menggariskan kekalahan PERSIB seamalam. Saya khawatir apabila PERSIB menang semalam dan lantas menajdi juara di IIC 2010, hal ini akan menimbulkan perasaan jumawa dan lekas puas. Dengan adanya kekalahan semalam, kubu PERSIB dipaksa untuk melakukan pembenahan lebih jauh lagi. Banyak pekerjaan yang masih harus dilakukan apabila menginginkan PERSIB menjadi juara ISL 2010. Semoga  perbaikan-perbaikan itu nantinya membuat PERSIB menjadi lebih baik lagi.

Saya menunggu racikan Mang Daniel Darko Janakovic…

Saya menunggu kemampuan terbaik para pemain PERSIB…

Saya mendukung PERSIB sampai kapanpun…

PERSIB selalu di hati, selalu dinanti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s