KALAH BUKAN GAGAL

Internazionale kalah dari Bayern Munich 0-1 di kandangnya sendiri, Stadion Giuseppe Meazza. Hasil ini bukanlah hal yang menggembirakan bagi saya yang seorang pendukung Internazionale. Bagaimana tidak ? Saya bangun dini hari untuk menyaksikan pertandingan tim kebanggaan kedua saya setelah PERSIB. Namun, apa lacur hasil yang didapat belum maksimal. Yaa, semoga dari kekalahan ini Internazionale bisa mengambil pelajaran.

-oo O oo-

 

Wesley Sneijder berekspresi

Wesley Sneijder berekspresi

Hidup merupakan sebuah perjuangan, sama halnya seperti sepakbola yang bagi saya seperti miniatur hidup meskipun sepakbola tetaplah bagian dari kehidupan itu sendiri. Banyak hal yang bisa diambil sebagai pelajaran dari permainan ini.

Seorang pelatih memang mempunyai strategi untuk membawa timnya menjadi pemenang sebuah pertandingan, namun banyak faktor yang menjadi penentu kemenangan. Pemain, pendukung, lawan, kondisi lapangan, pengadil di lapangan hijau, dan faktor lainnya turut memberikan andil bagi sebuah hasil pertandingan. Pelatih di sini sama halnya dengan diri kita yang mempunyai strategi dalam mencapai tujuan hidup. Strategi hidup yang kita miliki belum tentu akan berjalan sesuai dengan kehendak kita, meskipun kita sudah mempersiapkan ribuan rencana. Allah masih berperan dalam mengatur hidup kita. Demikian pula dengan pertandingan semalam, sudah ditakdirkan kalau Internazionale harus kalah dari Bayern Munich. Kekalahan ini memberikan kesempatan yang lebih besar bagi Internazionale untuk memenangi pertandingan selanjutnya.

Kekalahan Internazionale bisa dipandang juga sebagai penundaan pencapaian tujuan kita. Terkadang kita mengalami penundaan keberhasilan. Sang Pencipta masih sayang sama kita karena Dia memberikan kesempatan bagi kita untuk mempersiapkan keberhasilan yang lebih besar dari tujuan semula. Jangan sampai kita menganggap sebuah kekalahan, atau bahkan kegagalan sekalipun, sebagai sebuah penyerahan diri. Justru jadikan hal itu sebagai alat pacu keberhasilan kita yang baru.

 

Gol Gomes

Gol Gomes

Semangat pantang menyerah yang diperlihatkan anak asuh Louis van Gaal. Selama pertandingan berlangsung mereka terus menekan pertahanan Inter. Meskpun Inter balik menyerang, pertahanan mereka pun terbilang cukup rapat. Serangan yang dilancarkan Bayern Munich akhirnya membuahkan hasil pada menit ke 90, menit terakhir menjelang bubarnya pertandingan. Nah, jadi manusia pun harus begitu. Jangan menyerah sampai deadline yang ditentukan, niscaya membuahkan hasil. Man Shabara Zhafira, Siapa bersabar dia beruntung. Kalaupun hingga deadline tiba kita belum mencapai hasil yang diharapkan, don’t give up Lads ! Masih banyak kesempatan lain. Perjuangan seorang muslim baru terhenti saat dirinya meninggal dan kakinya menginjak surga.

Memang, terkadang usaha yang kita lakukan berbuah hal yang melenceng dari target seperti tendangan Samuel Eto’o atau Gustavo. Namun, gol Bayern Munich, yang tercipta dari tendangan Mario Gomez, berasal dari tendangan Arjen Robben yang tidak sempurna diamankan oleh Julio Cesar. Usaha yang kita lakukan pun terkadang memang tak lahir dari satu usaha, terkadang keberhasilan itu muncul dari rebound usaha lainnya.

Teman, apapun yang terjadi dalam hidup ini janganlah menyerah. Hidup terus berjalan meski kita sedang dalam posisi terpuruk. Ubahlah keterpurukan itu menjadi keberhasilan. Jadikan kelemahan kita sebagai kekuatan kita. Life keeps on turning

 

😛

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s